fadhilah
matahari sedang menjalankan tugasnya dengan sangat baik, bahkan sangat baik karena panasnya begitu menusuk sampai ke tulang belulang tubuh ini. aku berjalan  menyusuri gang rumahku yang penuh dengan batuan.

tiba-tiba aku menemukan kotak biru dan masih cantik kelihatan, aku ambil segera box itu. sesampai di rumah aku tak berani membukanya, karena aku pikir itu bukan punyaku. tapi kenapa aku mengambilnya? entah kenapa, tanganku begitu saja mengambilnya.

hari telah berganti, namun kotak itu masih tersimpan dengan sangat rapi di meja belajarku. haruskah ku buka kotak yang asing itu? rasa penasaran aku yang mengalahkan segala aliran darah dalam tubuh ini, aku membuka kotak itu dan ternyata hanya ada 1 foto dalam kotak itu. dia sosok pria yang tampan.
entah siapa dia dalam foto itu. aku sama sekali tak mengenalnya. tapi apa maksud dari kotak itu? kenapa kotak itu tepat berada di depan rumahku ? kenapa kotak itu begitu rapi ketika masih di depan rumahku?

di sekolah, aku tak hentinya memerhatikan wajah pria asing yang ada di foto itu. mataku pun tak hentinya mencari wajah yang mirip dengan dia di sekolah. kanan, kiri, depan, belakang aku tak henti menggerakkan segala otot-otot ini.
teman-temanku pun tak tahu siapa dia, dan aku masih saja berusaha mencari tahu tentang sosoknya. tapi hasilnya nihil. selama satu minggu aku terus mencari tahu tapi semua sia-sia.
 lama kelamaan aku pun tak perduli dan menganggap itu hanya angin berlalu.

sabtu malam aku iseng membuka akun fb aku . tiba-tiba ada 1 friend request yang sama sekali tak ada info tentang pribadinya, dan tidak ada teman yang sama. aku heran, kenapa ia bisa add aku? dari mana dia? siapa dia? terlintas dipikiran aku tentang kotak biru itu, tapi aku menyangkalnya karena nama akunnya itu "Mentari Kalbu"

tanpa berpikir panjang aku accept dia karena aku sangat penasaran siapa dia. pada saat itu, ternyata dia juga online, aku baru saja ingin memulai chatting dengannya tapi dia mendahuluiku.

"Hi"
"hei, ini siapa?"
"kamu tidak perlu tahu siapa aku"
"terus, maksud kamu add dan memulai chatting dengan aku itu apa?"
"aku hanya ingin mengenalmu lebih dalam"
"bagaimana bisa kamu ingin mengenalku sedangkan aku sama sekali tak mengenalmu?"

tiba-tiba dia offline. wah, apa maksud dari ini semua?
kenapa dia seperti itu? kenapa dia harus membuat aku penasaran tingkat dewa seperti ini?
aku kirim pesan ke dia dengan emosi

"aku tak tahu siapa kamu, tiba-tiba kamu dan dia membuat aku merasakan penasaran yang hampir membuat aku gila seperti ini, apa maksud kamu? kamu sebenarnya siapa ? apa kamu adalah pria yang ada di kotak biru itu? jika memang kamu mau ingin mengenalku lebih dalam jelaskan aku siapa kamu."

 hampir 3 jam aku menghabiskan waktuku di dunia maya hanya untuk menunggu balasan pesan dari dia. tapi seperti biasa nihil.tak ada balasan darinya.

kenapa aku bisa seperti ini? kenapa dengan mudahnya aku  bisa bergantung dengan mereka dua sosok yang belakangan ini membuatku hampir botak karena memikirkan mereka terus. tapi satu yang kutanyakan, apa dua sosok yang membuat aku penasaran adalah 1 manusia yang setubuh?

 semenjak pria asing itu muncul di kehidupanku, setiap saat aku kecanduan dengan fb hanya untuk menunggu balasan darinya. tiba-tiba, dia online. dengan tergesah-gesah aku memulai chat dengan dia

"tolong balas pesan aku"
"kamu memintaku membalas pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat aku jawab sama sekali"
"kenapa?"
"bahkan itupun aku tak tahu, aku hanya ingin mengenalmu. please, anggap aku seseorang yang sudah lama kau kenal baik, panggil aku dengan Mr. x saja"
"tidak semudah itu, bukan?"
"ya, tapi kamu hanya butuh waktu untuk terbiasa dengan itu"
"kamu sangat mudah mengatakan semua itu, seperti membalikkan telapak tangan. enak sekali jadi dirimu."
"please, aku sangat ingin mengenalmu. tapi aku belum siap untuk memberi tahumu siapa aku"
"kapan kamu akan memberi tahuku?"
"aku janji, suatu saat nanti"
"tapi kapan?"

 dan lagi, dia membuatku marah karena offline tiba-tiba. dia memang offline, tapi ia mengirimiku pesan "aku mencintaimu, sungguh. aku menyayangimu sungguh. aku merindukanmu sungguh. aku memang orang asing buat kamu. aku terlalu pengecut untuk mengakui siapa aku. aku hanya takut kehilangan kamu disaat kamu tahu siapa aku. yang perlu kamu tahu aku mencintaimu"

 
 sekali lagi aku terdiam kaku, entah aku harus berkata apa. ini pertama kali ada sosok pria mengatakan itu kepadaku dan hampir membuatku menitihkan air mata ini. aku tak tahu harus bagaimana, otakku tiba-tiba lumpuh dan tak ada lagi terdengar denyutan jantung. seperti mati sesaat membaca itu.



#tobecontinue



4 Responses
  1. Unknown Says:

    Wah geregetan banget bu guru u,u kenapa continued u,u aisss


  2. fadhilah Says:

    hha, sabar yah nak.


  3. fadhilah Says:

    hha, sabar yah nak.


  4. fadhilah Says:

    hha, sabar yah nak.


Posting Komentar