waktu itu aku sedang duduk di bawah pohon sekolah, entah kenapa aku ingin menyendiri untuk sementara waktu. aku segera mencari tempat kesunyian, aku merasakan kesunyian yang benar-benar sepi dan tidak ada orang di sekitarku.
belakangan ini, aku sering melamun dengan kehidupanku yang sekarang, entah apa yang salah entah apa yang ganjil semuanya terasa semu.
karena takut suasana sekolah yang sunyi aku segera kembali ke kelas. dan berusaha mencairkan suasana hatiku. kembali dengan semangat baru. berusaha memotivasi diri bahwa semua akan baik-baik saja.
ketika aku memalingkan wajah ke luar pintu, tiba-tiba dia ada dengan sosok cueknya . dia memang tak mengenalku tapi aku sangat mengenalnya. karena dia adalah sosok yang sangat berarti dalam hidupku walaupun hanya dalam hati.
aku sudah menduga dia hanya lewat meninggalkan jejak langkah dari kelasku. kemudian aku segera keluar melihatnya dari kejauhan dan tiba-tiba pikiranku kosong sampai-sampai tak menduga bahwa guruku sudah dari tadi masuk ke kelas padahal aku tepat di depan pintu.
pikiranku acak-acakan, dia seketika melumpuhkan tubuhku dengan gampangnya. aku baru sadar kesepianku selama ini karena ia hanya dalam mimpiku bukan dunia nyataku.
kenapa mesti ada dia?
kenapa mesti ada rasa kagum yang mengalir?
kenapa mesti di sekolah ini?
kenapa mesti aku sangat mencintainya ?
kenapa?
dia tak mengenalku, bahkan menatapku pun mungkin tak pernah, tapi kenapa aku terbius dengannya?
meski aku mencari alasannya, aku tak akan pernah menemukannya. semua terjadi karena takdir.
aku hanya mengikuti aliran kehidupanku ini meski dengan kenyataan semu yang terus menerus menggerogotiku.


Posting Komentar